Kuliah Tamu Pengelolaan Utang Negara Untuk Meningkatkan Perekonomian Nasional 2016

20160413_084212

Rabu (13/4/2016), Jurusan Ekonomi Pembangunan FE-UM menyelenggarakan Kuliah Tamu berjudul “Pengelolaan Utang Negara Untuk Meningkatkan Perekonomian Nasional” dengan pemateri dari Kementrian Keuangan RI.

Pemateri pertama yaitu M. Naufal Aminuddin dan pemateri kedua Erwin Ginting. Kuliah tamu ini mendapat antusiasme peserta baik dari mahasiswa maupun kalangan dosen. Sebanyak 282 peserta hadir di Aula Gedung E3 lantai 2, dibuka oleh Dekan FE Prof Dr Budi Eko Soetjipto, MEd, MSi, acara berjalan lancar sampai pukul 13.00 WIB. Dr Imam Mukhlis, SE, MSi bertindak sebagai moderator dalam acara kuliah tamu tersebut.

M. Naufal Aminuddin pada sesi pertama menyampaikan “Kebijakan Fiskal dan Alasan Berutang” yang diantaranya menjelaskan gambaran umum formulasi kebijakan fiskal, postur APBN dan keterkaitan instrument utang, time frame penyusunan APBN, Instumen utang pemerintah, dan stok utang pemerintah saat ini dan trend ke depan.

Materi kedua disampaikan oleh Erwin Ginting dengan judul “Pengelolaan Utang Pemerintah” yang membahas dua hal terkait yaitu pengelolaan utang publik dan strategi pengelolaan utang. Meningkatnya kesadaran dan pengawasan publik terhadap penggunaan utang mendorong pemerintah untuk mengelola utang lebih baik.

Strategi pengelolaan utang dimulai dengan menyusun strategi dengan cara membuat pilihan (choice) atas karakteristik finansial dari portofolio utang untuk mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka panjang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN melalui utang dengan biaya minimal pada tingkat resiko terkendali; menciptakan pasar Surat Berharga Negara yang dalam, aktif dan likuid. Dalam jangka pendek, untuk memastikan tersedianya dana yang cukup untuk menutup defisit, membiayai kegiatan dan membayar kewajiban pokok utang secara tepat waktu dan efisien

Pada sesi terakhir dibuka tanya jawab dengan pemateri, pemateri menghimbau untuk meningkatkan kualitas diri dan yakin bahwa generasi muda mampu mengemban tugas lebih baik.

(RHM)

GALERI.