Pengembangan Mutu Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)

IMG-20151102-WA0023

Kamis (09/04/2015), Jurusan Ekonomi Pembangunan FE Universitas Negeri Malang menyelenggarakan workshop Pengembangan Mutu Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bertempat di Aula gedung E3.

Bertindak sebagai narasumber adalah Dr. Unggul Heriq Baldy (Kaprodi S3 Ekonomi Unair) dan Dr. Hari Wahyono, M.Pd (Korprodi S3 Pendidikan Ekonomi UM).

KKNI sendiri adalah  kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan,  menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.

Kurikulum dan Pembelajaran merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam proses pendidikan. Kurikulum memiliki peran dalam menentukan berhasil tidaknya pendidikan, karena kurikulum merupakan pedoman dalam pelaksanaan program pengajaran, serta penentu jenis dan kualifikasi lulusan.

Kebutuhan Universitas Negeri Malang Fakultas Ekonomi jurusan ekonomi pembangunan untuk segera memiliki KKNI sudah mendesak, mengingat tantangan dan persaingan global pasar tenaga kerja nasional maupun internasional yang semakin terbuka.

Jurusan Ekonomi Pembangunan, Universitas Negeri Malang memberikan perhatian penting bagi upaya-upaya eksplorasi ilmu pengetahuan melalui pengembangan mutu kurikulum yang berkualitas. Salah satunya adalah dengan menyelanggarakan workshop Pengembangan Mutu Kurikulum Ekonomi Berbasis KKNI.

Seperti yang disampaikan Dr. Unggul Heriq Baldy, “kosentrasi itu (penjurusan) memang sebagai pedoman kita fokus untuk bidang-bidang pengembangan kita. Seperti bidang penelitian, pengabdian, dan pengajaran kita sudah fokus sesuai dengan kosentrasi kita. Dan itu sehendaknya harus terus menerus sama dan konsisten tidak berpindah-pindah sampai akhir masa jabatan.”

Menurutnya, standar silabus yang sesuai dengan KKNI harus memuat aspek-aspek yang telah ditetapkan secara Nasional, yaitu Sikap dan tata nilai, Kemampuan (skill), Pengetahuan (knowledge & understanding), serta kekhasan prodi atau universitas.

(RHM)