FGD “Pengembangan Pasar Ternak dan Daging Sapi Di Malang Raya”

Pada hari Selasa, 26 September 2017, Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang menyelenggarakan kegiatan focus group discussion dengan tema Beef and Cattle Market Development in Malang (Contemplation of Economics Aspect). Kegiatan ini mengundang Dr. Max Briggs dari Queensland University of Technology, yang diselenggarakan di Aula Gedung E3 Lantai 2 Fakultas Ekonomi. Kegiatan dibuka oleh Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan, Dr. Dwi Wulandari, S.E., M.M. dan dipandu oleh Drs. Ir. Yohanes Hadi Soesilo, M.Div., M.Si. sebagai moderator.

Acara FGD  Beef and Cattle Market Development in Malang (Contemplation of Economics Aspect) merupakan kali ketiga kunjungan Dr. Max Briggs ke Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Tahun lalu (2016), Dr. Max Briggs turut serta sebagai narasumber dalam seminar internasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Ekonomi Pembangunan, yakni International Conference of Education on Economics, Business, and Finance (ICEEBF).

Kali ini, Dr. Max Briggs berbagi ide tentang project yang ia kerjakan di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Project tersebut adalah bagaimana mewujudkan ketahanan pangan daging sapi di Indonesia. Ketahanan pangan tersebut terwujud dengan supply yang memadai dan harga yang terjangkau. Peningkatan  supply daging sapi didapat dari impor daging sapi beku (boxed beef) dan sapi hidup, baik sapi siap potong maupun bibit sapi yang kemudian dibesarkan di Indonesia. Poin terakhir inilah yang menjadi fokus perhatian Dr. Max Briggs. Beberapa permasalahan kunci yang muncul terutama berkaitan dari aspek ekonomi adalah, pertama, seberapa banyak kebutuhan impor sapi. Kedua, bagaimana riset-riset dari perguruan tinggi mampu mendukung ketahanan supply daging sapi. Terakhir, bagaimana menghubungkan dunia digital dengan peternak tradisional dalam memperluas pasar dan mengurangi biaya dalam rangka mendukung pemenuhan suplai daging sapi di Indonesia. (TS)